Postingan

MyMind: Mengapa Selalu Ada "Si Kaya" dan "Si Miskin"?

Gambar
"Mengapa kehidupan sangat unik, ada si 'kaya' dan si 'miskin'? Mengapa tidak semua orang dapat hidup mapan?" Gambar oleh OyeHaHa dari Pixabay   Jalanan sore hari itu tidak seramai biasanya. Vin membuang jauh pandangan ke luar jendela, melihat taman yang ada diseberang jalan, kira-kira 50 meter dari tempat ia menopang kan dagu di kedua tangan pada meja tempat ia bekerja.   Sedikit terlihat, kecil-kecil, orang-orang yang ada disana, perawakan anak-anak yang aktif bergerak, sementara beberapa orang dewasa terlihat hanya diam berdiri, dari jauh hanya seperti tiang pagar. Sepertinya mereka sedang memperhatikan anak mereka bermain sementara mereka saling mengobrol.   Tak jauh dari tempat ia melamun, Vin melihat seorang pemulung, sedang mengais-ngais bak sampah yang cukup besar dengan tutupnya yang terbuka. Vin cukup dapat melihat dengan jelas, karena letak...

Know It: Kenali dan Bersahabat dengan Teknik Pomodoro

Gambar
     "Tidak ada Waktu! Tidak sepenuhnya benar, barangkali kita lah yang tidak ada bagi waktu!" Photo by Andrea Riezzo on Unsplash    Dinginnya hujan tak menghentikan suara ketikan keyboard yang terdengar "merdu" bagi programmer dan coder yang menggema di ruangan yang kecil namun nyaman tersebut. Benar-benar hening, keempat orang tersebut benar-benar fokus dengan pekerjaannya. Maklum, 2 hari lagi deadline sebelum aplikasi siap dipresentasikan kepada client.  "Baiklah, bagianku sudah selesai sekarang, sudah siap untuk dilakukan pemeriksaan." suara Jay memecah keheningan di ruangan itu. Tak lama, Vin dan Ein menyusul penyelesaian tugasnya. Namun, terlihat wajah dari Bay yang terlihat panik. Tentu saja ketiga orang lainnya menyadari itu dan tak dapat menahan rasa penasaran mereka atas penyebab paniknya Ein.    "Kenapa Ei...

MyMind: Kenangan

Gambar
     “ People say that bad memories cause the most pain, but it’s actually the good ones that drive you insane. ” ~ Kid Cudi ~ Photo by Laura Fuhrman on Unsplash     Cuaca yang buruk. Hujan turun telah lama, sejak Vin dan teman-temannya telah menyelesaikan rancangan projek yang akan mereka bangun, dari pukul 3 sore. Bahkan saat ini, suara adzan maghrib sudah terdengar. Namun, hujan tetap saja masih ingin bertugas.   Meskipun tidak badai dan cukup dengan jas hujan, cuaca itu sudah membuat mereka terlanjur mager untuk kembali ke kediaman masing-masing. Mereka malah asik mengobrol. Namun, diperhatikan sejak tadi, Ein terdiam. Sedikit sekali bicara. Sudah sejak pukul 4 sore dia seperti itu. Tentu saja itu memancing perhatian dari kawan-kawannya, hingga Jay akhirnya mengajaknya bicara...

MyMind: Fokus Untuk Berjuta Kegiatan

Gambar
     “Ketika tidak fokus terhadap rangkaian apa yang dibangun, rumah itu akan hancur dalam hitungan detik.”    Photo by Paul Skorupskas on Unsplash   “Sial, aku punya banyak sekali target yang ingin aku lakukan. Tapi entah kenapa, ketika aku menyelesaikan target itu, aku merasa malah tidak mendapatkan apa-apa.” Suara itu menarik perhatian para pengunjung. Emosi yang tulus dan jujur tercermin pada intonasi dan kalimat yang dia ucapkan. Namun itu terjadi tiba-tiba saja, hingga Vin hampir saja tersedak dengan kopi hitam yang sedang diteguknya.   “Woaah, tenang dulu Gin. Mendadak sekali kau mengatakannya. Bisa kau buka dengan kalimat yang lebih mudah dimengerti.” Vin meredam suara dan reaksi dari temannya itu.   “Banyak hal sulit yang tidak kumengerti. Aku ingin mencoba menangkap semuanya dalam satu kali tangkapan.”   “Gin? Apa yang kau maksud?”   “Maksudku, aku mempelajari semua hal secara sia-sia. Aku tidak memahami apapun.”   “Gin, ...

MyMind: Siklus yang Mematikan Keadilan

Gambar
“Ketika merasa hak kita diambil, kita cenderung menutupnya dengan mengambil hak orang lain.”   Terduduk diam, terpaku dengan layar laptopnya. Keseharian Vin yang sudah tidak aneh untuk dipandang. Sesekali tangan kirinya meraih gelas kopi yang ada di sisi sementara tangan kanannya terus memegangi mouse. Nampak serius sekali dia. Kalian pasti berpikiran begitu kan? Aku juga pada awalnya, namun aku tertipu mentah-mentah. Dia sedang asyik memilih film apa yang ingin dia tonton selanjutnya. “Memangnya aku harus selalu ngoding tiap kali muncul di cerita ini.” Itulah yang dia katakan kepadaku.   Tak lama setelah itu, terdengar ketukan. Satu kali, dua kali, tiga kali. Tetap saja Vin tidak bergeming. Aku baru ingat, aku lupa menceritakan dia juga sedang menggunakan earphone biru. Jelas saja tidak terdengar, hingga ketukan keras harus dilayangkan, yang mengundang tetangga kamar sebelahnya membuka pintu untuk melihat penyergapan apa yang sedang terjadi. Vin terdiam sesaat, “sepertin...

MyMind: Regret

Gambar
“ If I could, I would have made things right! ” ~ Used To Love - Martin Garrix ~    Rintikan hujan, cuaca mendung, dengan sayup sayup angin bertiup melalui jendela. Sungguh situasi yang sangat mellow . Vin sengaja membuka jendelanya, sambil bersandar dan menatap lalu lalang orang dengan payung yang mengembang.   Sesekali rintik hujan itu berlabuh di wajah, namun tidak menyadarkan Vin dari lamunannya. Tatapan kosong, namun tidak dengan pikirannya. Tak sadar bahwa temannya yang sedang bertamu dan baru saja kembali dari minimarket memanggilnya beberapa kali.   “Vin, Heyyy. Halooo!”   Vin sedikit tersentak. Dia kira masih sendirian dan temannya belum kembali. “Ahh, Ven, tak apa, hehehe.”   Ven, meski mendengar jawaban Vin, menyadari ada yang tidak beres. Dia hanya melihat senyum tipis dari wajah temannya yang sembari meraih minuman kaleng yang ia tawarkan. “Jawaban, klasik, aku tahu itu sangat kontradiktif.”   “Hahahaha, klasik apanya, aku hanya se...

MyMind: Bebas Berkarya

Gambar
     “Berapa banyak lukisan yang harus dibuat Leonardo Davinci untuk bisa sampai pada karyanya, Monalisa?" Gambar oleh  Thomas Staub  dari  Pixabay   Menatap console pada halaman browsernya, mencoba untuk melakukan beberapa perbaikan dengan baris kode yang sedang disusunnya. Sudah sejak tadi siang dia seperti itu, hingga matahari pun tampak lelah menunggu dan mulai surut dari penglihatan dunia.    Bisa dibilang, hampir 180 derajat jarum pendek berputar dari angka 12, dan Vin masih terpaku, duduk di kursinya tanpa menyandarkan punggungnya sedikitpun. Nampaknya dia tidak sadar bahwa beberapa otot badannya mulai mengeluh dan protes atas tindakan Vin itu.    “Dug dug dug.” Terdengar ketukan pintu yang cukup keras, namun diketuk dengan halus. Sepertinya orang yang bertamu tidak sedang diburu-buru oleh waktu dan tak ada masalah penting yang ingin dibahas. Tapi, memang dasarnya Vin. Fokusnya benar-benar terpusat, meski 3-5 kali ketukan...